Rabu, 28 Mei 2014

Background, teks dan image

Saya sering melihat sebuah media komunikasi, baik itu media cetak maupun media outdoor didesain tanpa mempertimbangkan keefektifan sampainya pesan. Lihatlah desain sebuah baner untuk background seminar dibawah ini:

Ada banyak persoalan dalam media tersebut. Antara background,image, teks, saling tindih saling mengganggu. Background yang dibuat dari gambar hutan menghilangkan nuansa hutannya karena ditimpa oleh teks dengan ukuran menyolok. Lalu logo penyelenggara juga tak tampak jelas.padahal tentu kegiatan ini dilakukan untuk mempromosikan organisasi yang mengusung isu lingkungan ini.

Lalu bagaimana cara mendesain yang benar. Oke, mudah saja pisahkan background dengan image yang harus diletakan untuk memperkuat kesan dan pesan. Langkahnya sama seperti biasa. Setelah materi terkumpul dan bidang gambar dibuat, tentukan headlinenya, subheadline dan informasi tambahannya. Setelah itu letakan headline pada tempat yang paling menonjol, diikuti subheadline dan informasi tambahan. Lalu tempatkan image penguat pesan pada bidang sisa. Setelah tertata dengan baik kasih background, lalu atur pewarnaan font dan imagenya. Besarkan dalam ukuran sesungguhnya lalu periksa ukuran font, tata letak, fokus, keseimbangan dan keindahanya.

Ada beberpa catatan untuk mendesain sebuah banner untuk keperluam backdrop acara:
1. Dalam hal pewarnaan backdrop tidak perlu terlalu kontras antara background dengan pesan utama, karena pemirsa memiliki waktu yang lama dalam melihat media.
2. Saat memilih warna selain memperhatikan kharakter logo penyelenggara utama, perhatikan pula pencahayaan lokasi penyelenggaraan kegiatan. Jika gedung kurang cahaya hindari warna-warna yang terlalu gelap.
3. Jadikan nama dan tema kegiatan sebagai fokus utama yang harus ditonjolkan. Ingat, menonjol itu tidak hatus berarti lebih besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar